PEMANFAATAN PERAN MODAL SOSIAL PADA PEKERJA SEKTOR INFORMAL PEREMPUAN (Studi Pada Pedagang Kaki Lima Perempuan Di Kota Malang)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran modal sosial pada pekerja sektor informal perempuan. Pendekatan yang digunakan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Adapun komponen yang akan dideskripsikan dalam penelitian ini mengenai peran modal sosial dalam bentuk kepercayaan, jaringan, dan norma, dengan menggunakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan wawancara langsung kepada 100 responden perempuan yang berprofesi sebagai pedagang informal (PKL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek-aspek utama dalam modal sosial yang mengacu pada (trust) kepercayaan, norma-norma (norms) dan jaringan-jaringan (networks) yang terlihat pada pedagang kaki lima (PKL) menunjukan adannya nilai modal sosial yang terbentuk dan terjalin diantara pedagang dari aturan- aturan informal yang berlaku di kelompok pedagang mampu mereka patuhi bersama, meskipun tidak ada perjanjian tertulis, sehingga aturan-aturan informal tersebut menjadi norma-norma tersendiri yang berkembang serta dilaksanakan secara bersama-sama, merefleksikan semangat saling memberi (reciprocity), saling percaya (trust), dan adanya jaringan-jaringan sosial (social networking).

This study aims to determine how the role of social capital in the informal sector women workers. The approach used by using descriptive qualitative research method. The components will be described in this study on the role of social capital in the form of trust, networks, and norms. By using primary data obtained through questionnaires and interviews directly to the 100 female respondents who work as informal traders (PKL). The results showed that the main aspects of social capital refers to the trust, norms and networks, which looks at the street vendors (PKL), shows the value of social capital is formed and intertwined among traders of informal rules that apply in groups of traders able to comply with them, although there is no written agreement, so that the informal rules into its own norms that developed and implemented together, reflect the spirit of giving each other (reciprocity), mutual trust (trust), and the existence of social networks (social networking.

 Download lengkap disini

Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu