EFEKTIFITAS PELAKSANAAN PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI DAERAH PEDESAAN

Jumlah penduduk miskin pada Maret 2011 mencapai 30,02 juta jiwa. Sebagain besar penduduk miskin berada di daerah pedesaan, yakni sebanyak 18,97 juta jiwa. Berbagai program penanggulangan kemiskinan telah dilaksanakan oleh pemerintah dengan berbagai pendekatan dan metode masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan di daerah pedesaan. Penelitian dilaksanakan di Desa Kwanyar Barat, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam pada informan kunci yang terdiri dari rumah tangga miskin penerima manfaat, tenaga pelaksana atau pendamping, aparat pemerintah dan tokoh masyarakat. Data kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Di lokasi penelitian dilaksanakan tiga program penanggulangan kemiskinan, yaitu; Program Keluarga Harapan (PKH), Beras untuk Rumah Tangga Miskin (Raskin) dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat masih terdapat beberapa penyimpangan dalam pelaksanaannya. PKH relatif lebih baik dibandingkan PNPM dan Raskin. Sedangkan dari persepsi rumah tangga miskin menyatakan bahwa ketiga program memberikan manfaat bagi mereka. PKH dan PNPM memberi manfaat dalam jangka panjang, sedangkan Raskin hanya memberi manfaat dalam jangka pendek. Rumah tangga miskin merasakan manfaat PKH dan PNPM jauh lebih besar dibandingkan dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada beberapa waktu yang lalu.

Download pdf lengkap disini

Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu